Mitos Seputar Makanan

Mitos Seputar Makanan Yang Salah

Di masyarakat terdapat berbagai macam isu mengenai apa yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Salah satunya makanan. Sudah bukan hal baru jika beberapa makanan di isukan tertentu padahal itu sebuah mitos dan bukan kebenaran.

Kita bisa ambil contoh misal mengenai isu sayuran lebih baik disantap mentah, apakah itu benar atau
mitos belaka? Daripada bertanya-tanya, lebih baik kita lihat ulasan berikut ini yuk!

1. Sayur-mayur mentah lebih baik untuk dikonsumsi
Banyak yang beranggapan sayuran sebaiknya dimakan mentah karena kalau dimasak nutrisinya
hilang. Ini adalah anggapan yang salah karena sayuran tidak memiliki nutrisi yang tinggi. Sayuran
mengandung vitamin C dan asam folat yang tinggi. Jika dimasak, kandungan vitamin C memang
berkurang tapi itu tidak masalah. Sayuran lebih baik dimasak karena bisa membunuh kuman.

2. Gula membuat anak-anak hiperaktif
Anggapan bahwa gula menyebabkan anak-anak terkena ADHD, gangguan yang menyebabkan
anak-anak menjadi hiperaktif, telah terbukti tidak benar. Ada anak-anak yang memang sangat
aktif, dan di masyarakat kita semakin sedikit tersedia ruang untuk menyalurkan keaktifan anak.
Jika anak-anak tinggal di daerah pertanian, mereka dapat menjadi hiperaktif sejauh yang mereka
inginkan, dan itu tidak membahayakan.

3. Susu sapi menyebabkan alergi
1-2 % anak-anak alergi protein susu tapi itu akan hilang ketika mereka tumbuh besar. Lemak
susu sapi memang tidak sehat. Disarankan mengonsumsi susu dan produk susu yang rendah
lemak. Sebenarnya, susu dan produk susu memiliki banyak manfaat seperti kandungan Vitamin
B12, yodium, kalium, seng dan beberapa vitamin B. Susu juga merupakan sumber protein yang
baik untuk kaum vegetarian

4. Karbohidrat menghambat pembakaran lemak
Ada anggapan bahwa untuk menurunkan berat badan, maka kita tidak boleh mengkonsumsi
karbohidrat. Diet dalam berbagai bentuk umumnya akan membawa hasil. Tubuh manusia sudah
terlatih untuk tidak kehilangan kalori. Apapun yang kita makan akan digunakan dan dibakar oleh
otot atau disimpan. Lemak, karbohidrat atau protein tidak akan dibuang oleh tubuh.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *